Dampak Pengelolaan Sampah Yang Tidak Maksimal Serta Kurangnya Kesadaran Masyarakat Di Wilayah Cempaka Putih Barat
Keywords:
Pengelolaan Sampah, Kesadaran Masyarakat, Partisipasi Warga, LingkunganAbstract
Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, masih menjadi tantangan serius akibat kurangnya kesadaran masyarakat dan belum optimalnya pelaksanaan program pengelolaan sampah berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi aktual pengelolaan sampah di RW 02 Kelurahan Cempaka Putih Barat, termasuk partisipasi warga dan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program Bak Sampah telah memberikan manfaat ekonomi bagi warga, partisipasi masyarakat belum merata, dan perilaku membuang sampah sembarangan masing sering terjadi. Rendahnya pemahaman tentang dampak lingkungan serta lemahnya penegakan hukum turut memperparah kondisi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif yang mencakup edukasi lingkungan, peningkatan frekuensi pengumpulan sampah, serta penegakan aturan secara konsisten guna membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
References
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2023. Diakses dari: https://www.bps.go.id/publication/2023/11/21/d43c36e73ad6d2d3/statistik-lingkungan-hidup-2023.html
Damanhuri, E. (2010). Pengelolaan Sampah. Bandung: ITB Press.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2022). Laporan Kinerja Pengelolaan Sampah Nasional. Diakses dari: https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/
Rachmawati, T. (2020). “Kesadaran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga”. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 12(3), 44–56.
https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jurnal-lp/article/view/10456




