Kesadaran Sosial Generasi Z di Tengah Arus Informasi Digital

Authors

  • Melisa Efrata Girsang Universitas Pamulang

Keywords:

Kesadaran sosial, Generasi Z, ekosistem informasi digital, literasi media, dinamika interaksi sosial

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi sosial, khususnya pada Generasi Z yang tumbuh dan berkembang di tengah derasnya arus informasi digital. Akses informasi yang cepat dan luas melalui media sosial, platform digital, serta berbagai sumber daring lainnya memberikan peluang besar bagi peningkatan kesadaran sosial, namun sekaligus menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dan pembentukan sikap sosial yang cenderung instan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran sosial Generasi Z serta faktor-faktor yang memengaruhinya dalam konteks lingkungan digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis fenomena sosial yang relevan dengan perilaku digital Generasi Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesadaran sosial Generasi Z dipengaruhi oleh intensitas penggunaan media digital, kemampuan literasi informasi, serta peran lingkungan sosial dan pendidikan. Generasi Z cenderung memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial, namun masih memerlukan penguatan dalam kemampuan berpikir kritis dan etika bermedia digital agar kesadaran sosial yang terbentuk bersifat konstruktif dan berkelanjutan. Dengan demikian, diperlukan sinergi antara keluarga, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran sosial Generasi Z yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

References

Ardianto, E. (2018). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Bawden, D., & Robinson, L. (2009). The dark side of information: Overload, anxiety and other paradoxes and pathologies. Journal of Information Science, 35(2), 180–191.

Bennett, W. L., & Segerberg, A. (2012). The logic of connective action: Digital media and the personalization of contentious politics. Information, Communication & Society, 15(5), 739–768.

Buckingham, D. (2015). The Essentials of Media Education. Cambridge: Polity Press.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Hobbs, R. (2010). Digital and Media Literacy: A Plan of Action. Washington DC: Aspen Institute.

Jones, C., Ramanau, R., Cross, S., & Healing, G. (2010). Net generation or digital natives: Is there a distinct new generation entering university? Computers & Education, 54(3), 722–732.

Kemendikbud. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Livingstone, S. (2004). Media literacy and the challenge of new information and communication technologies. The Communication Review, 7(1), 3–14.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Nasrullah, R. (2017). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.

Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster.

Sari, P., & Nugroho, Y. (2020). Literasi digital sebagai upaya penguatan karakter generasi muda. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 120–130.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tapscott, D. (2009). Grown Up Digital: How the Net Generation Is Changing Your World. New York: McGraw-Hill.

UNESCO. (2018). Global Framework on Media and Information Literacy. Paris: UNESCO Publishing.

Wijaya, H., & Helaluddin. (2019). Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori dan Praktik. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.

Downloads

Published

03-01-2026

How to Cite

Girsang, M. E. (2026). Kesadaran Sosial Generasi Z di Tengah Arus Informasi Digital. JURIHUM : Jurnal Inovasi Dan Humaniora , 3(3), 449–453. Retrieved from https://www.jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/article/view/3530

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.