Dampak Psikologis Bullying pada Pola Regulasi Emosi Anak: Sebuah Analisis Fenomenalogis Studi Kasus di Perumahan Kemiling Permai Pekan Sabtu Kota Bengkulu
Keywords:
bullying, regulasi emosi, fenomenologi, psikologi anak, dampak psikologisAbstract
Bullying merupakan bentuk kekerasan interpersonal yang memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan psikologis anak, khususnya kemampuan mereka dalam mengatur emosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk bullying yang dialami anak, dampak psikologisnya terhadap pola regulasi emosi, serta makna subjektif yang terbentuk dari pengalaman tersebut. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis digunakan untuk menggali pengalaman emosional tiga anak berusia 9–12 tahun yang tinggal di Perumahan Kemiling Permai, Pekan Sabtu Kota Bengkulu. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lingkungan, dan dokumentasi catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk bullying dominan, yaitu verbal, fisik, dan sosial, yang mayoritas dilakukan oleh anak yang lebih tua atau memiliki dominasi sosial. Dampak psikologis yang muncul meliputi kecemasan, ketakutan, kemarahan impulsif, penurunan harga diri, serta penarikan diri sosial. Analisis fenomenologis mengungkapkan tema-tema makna seperti rasa tidak aman, kehilangan kontrol, dan harapan akan perlindungan. Temuan ini menunjukkan bahwa bullying berperan besar dalam menimbulkan disregulasi emosi kronis pada anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan orang tua, pengawasan lingkungan, serta intervensi psikologis untuk membantu pemulihan emosional anak korban bullying.
References
Anderson, J. (2018). Child Development and Social Risk Factors. New York: Routledge.
Buckingham, D. (2007). Beyond Technology: Children’s Learning in the Age of Digital Culture. Cambridge, UK: Polity Press.
Creswell, J. W. (2016). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Denzin, N. (2017). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods. New York: McGraw-Hill.
Gross, J. J. (2015). Emotion Regulation: Conceptual and Empirical Foundations. New York: Guilford Press.
Hawker, D. S. J., & Boulton, M. J. (2018). Twenty Years’ Research on Peer Victimization and Psychosocial Maladjustment: A Meta-Analytic Review of Cross-Sectional Studies. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 49(1), 11–28.
Kim, J. (2020). The Effects of Peer Victimization on Children’s Emotional and Social Development. Child Development Research, 2020, 1–12.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Moustakas, C. (2018). Phenomenological Research Methods. Thousand Oaks, CA: Sage.
Olweus, D. (2017). Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Oxford: Blackwell Publishing.
Prensky, M. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.
Ramirez, M. (2019). Coping Strategies and Emotional Regulation in Children Victimized by Peer Aggression. Journal of Child and Adolescent Behavior, 7(3), 1–9.
Rahmawati, S. (2022). Dinamika Interaksi Sosial Anak dan Perilaku Bullying di Lingkungan Pemukiman Padat. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 45–59.
Setiawan, A. (2023). Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Regulasi Emosi Anak. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Anak, 12(1), 25–38.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (21st ed.). Bandung: Alfabeta.
Warschauer, M., & Matuchniak, T. (2010). New Technology and Digital Worlds: Analyzing Evidence of Equity in Access, Use, and Outcomes. Review of Research in Education, 34, 179–225.
Yuliana, R. (2021). Interaksi Sosial Anak di Lingkungan Pemukiman dan Dampaknya terhadap Perilaku Agresif. Jurnal Psikologi Sosial, 9(1), 12–24.




