Literatur Review: Penerapan Gradient Boosting untuk Klasifikasi Penyakit Diabetes Tipe 2
Keywords:
Pneumonia, Metode Convolutional Neutral Networks (CNN), Klasifikasi Citra Medis, Kecerdasan BuatanAbstract
Diabetes Tipe 2 adalah penyakit kronis yang umum dan serius di seluruh dunia, dengan jumlah penderita yang terus bertambah setiap tahunnya. Deteksi dini sangat penting untuk penatalaksanaan yang efektif dan pencegahan komplikasi parah; namun, mengidentifikasi diabetes pada tahap awal seringkali sulit dilakukan karena data medis yang kompleks dan masalah akurasi klasifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan metode Gradient Boosting sebagai alat klasifikasi untuk meningkatkan akurasi deteksi diabetes Tipe 2. Gradient Boosting dipilih karena kemampuannya menangani data kompleks dan meningkatkan akurasi klasifikasi melalui proses peningkatan berulang. Penelitian ini menggunakan kumpulan data medis yang berisi variabel kunci untuk pasien diabetes tipe 2, seperti kadar gula darah, tekanan darah, usia, indeks massa tubuh. , dan riwayat kesehatan keluarga. Kumpulan data ini dibagi menjadi subset pelatihan dan pengujian. Algoritma Gradient Boosting diterapkan pada data pelatihan, dengan penyetelan parameter untuk mengoptimalkan performa model. Efektivitas klasifikasi dievaluasi menggunakan akurasi, presisi, perolehan, dan area di bawah kurva ROC (AUC) sebagai metrik untuk mengukur keandalan dan presisi model. Hasil menunjukkan bahwa model Gradient Boosting mencapai akurasi klasifikasi yang tinggi, dengan skor AUC 0,92, menunjukkan kinerja yang kuat dalam mengidentifikasi pasien diabetes. Temuan ini menunjukkan bahwa Gradient Boosting adalah metode yang layak untuk meningkatkan akurasi deteksi dini pada diabetes Tipe 2. Oleh karena itu, model ini berpotensi mendukung profesional kesehatan dalam membuat keputusan diagnostik yang lebih cepat dan akurat dalam mengelola diabetes Tipe 2.
References
Pratiwi, A. O., Kurniawan, T. B., Negara, E. S., & Kunang, Y. N. (2023). Komparasi Metode Klasifikasi terhadap Data Penderita Penyakit Diabetes Menggunakan Python 3. Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi, 6(4), 573–579.
Nurdiana, N., & Algifari, A. (2020). Studi Komparasi Algoritma Id3 dan Algoritma Naive Bayes untuk Klasifikasi Penyakit Diabetes Mellitus. Infotech Journal, 6(2), 18–23..
Hana, F. M. (2020). Klasifikasi Penderita Penyakit Diabetes Menggunakan Algoritma Decision Tree C4.5. Jurnal SISKOM-KB, 4(1), 32–39.
Gumelar, G., Diphan, R., Agustin, W., Christina, M., & Rosyani, P. (2023). LITERATUR RIVIEW SISTEM PAKAR MENGINDENTIFIKASI PENYAKIT JANTUNG DAN PARU-PARU MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING. Jurnal Ilmu Komputer, Teknik, dan Multimedia, 1(01), 33-37..
aleh, A. (2015). Implementasi Metode Klasifikasi Naïve Bayes dalam Memprediksi Besarnya Penggunaan Listrik Rumah Tangga. Journal of Informatics, Information System, Software Engineering and Applications (INISTA), 2(3).
Fadillah, R. A., Nachrowi, I. A., Sauri, M. S., & Rosyani, P. (2023). Implementasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Paru-Paru Menggunakan Metode Forward Chaining. JURIHUM: Jurnal Inovasi dan Humaniora, 1(1), 143-147.Roziqin,
A. K., Febrianto, A. N., Parwansyah, E., Ardiansyah, F., & Rosyani, P. (2023). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Paru–Paru Pada Anak Menggunakan Metode Forward Chaining. LOGIC: Jurnal Ilmu Komputer dan
Putri, Rizky Pratama. (2020). Pengaruh Slow Stroke Back Massage (SSBM) terhadap Depresi pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja PUSKESMAS Juanda Kota Samarinda.
Putry, Naisah Marito. (2022). Komparasi algoritma knn dan naïve bayes untuk klasifikasi diagnosis penyakit diabetes mellitus. Evolusi: Jurnal Sains Dan Manajemen, 10(1).
Ridwan, Achmad. (2020). Penerapan Algoritma Naïve Bayes Untuk Klasifikasi Penyakit Diabetes Mellitus. J. SISKOM-KB (Sistem Komput. Dan Kecerdasan Buatan), 4(1), .
Widodo, Y. B., Anggraeini, S. A., & Sutabri, T. (2021). Perancangan Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Diabetes Berbasis Web Menggunakan Algoritma Naive Bayes. Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer MH Thamrin, 7(1), 112–123.




