Pengembangan Aplikasi Helpdesk Menggunakan Model Waterfall
Keywords:
Aplikasi Helpdesk, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Model Waterfall, Manajemen Pengaduan, Kategorisasi PertanyaanAbstract
Dalam upaya meningkatkan layanan pengaduan dan informasi pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dikembangkan sebuah Aplikasi Helpdesk yang dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dengan berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB. Menghadapi tantangan dalam pengelolaan volume pertanyaan yang besar dan tidak terorganisir berdasarkan daerah atau provinsi, aplikasi ini mengimplementasikan pendekatan pengembangan perangkat lunak model Waterfall untuk menciptakan solusi yang sistematis dan terstruktur. Aplikasi ini dibagi menjadi dua sisi interaksi: sisi petugas/agent dan supervisor yang mengelola pertanyaan serta sisi pengguna yang menyampaikan pengaduan dan pertanyaan. Untuk mengatasi masalah kategorisasi dan asal usul pengaduan, aplikasi ini mengintegrasikan form pengisian biodata dan asal daerah serta kategori pertanyaan yang memungkinkan pengelolaan dan penugasan pertanyaan menjadi lebih efisien. Artikel ini menjelaskan proses pengembangan aplikasi tersebut, mulai dari analisis kebutuhan hingga deployment, menekankan pada aplikasi model Waterfall dalam konteks pengembangan aplikasi helpdesk yang bertujuan untuk menyediakan layanan informasi dan pengaduan yang lebih baik dan terorganisir kepada masyarakat.
References
Agustina, D. &. (2020). Sistem Informasi Pengelolaan Arsip di PT. XYZ. Jakarta: Jurnal Mantik.
Beck, K. (2022). Penjelasan pemrograman ekstrim: Rangkullah perubahan (Edisi ke-2). California: Addison-Wesley Professional.
Beizer, B. (2023). Pengujian kotak hitam: Teknik pengujian fungsional perangkat lunak dan sistem. New Jersey: John Wiley & Sons.
Fowler, M. (2023). Refactoring: Memperbaiki desain kode yang ada (edisi ke-2). California: Addison-Wesley Professional.
Gamma, E. H. (2023). Pola desain: Elemen perangkat lunak berorientasi objek yang dapat digunakan kembali. California: Addison-Wesley Professional.
Hutahaean, A. P. (2023). Analisis Kebutuhan Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Binjai. Depok: Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer, 10(1), 53-62.
Kumar, R. &. (2022). Tinjauan sistematis metodologi pengembangan perangkat lunak tangkas. . Rajasthan: urnal Internasional Penelitian Lanjutan dalam Ilmu Komputer dan Rekayasa Perangkat Lunak, 12(12), 1-10.
McConnell, S. (2022). Kode lengkap: Buku pegangan praktis konstruksi perangkat lunak (edisi ke-2). Washington: Microsoft Press.
Myers, G. J. (2022). Seni pengujian perangkat lunak (edisi ke-4). New Jersey: John Wiley & Sons.
Nielsen, J. (2023). Rekayasa kegunaan. Burlington: Morgan Kaufmann.
Patton, M. Q. (2020). Metode penelitian & evaluasi kualitatif: Mengintegrasikan teori dan praktik (edisi ke-4). California: Sage Publications.
Pressman, R. S. (2023). Rekayasa perangkat lunak: Pendekatan seorang praktisi (Edisi ke-10). New York: McGraw-Hill Education.
Priatna, A. &. (2018). Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Berbasis Web pada SMA Negeri 1 Bandung. Bandung: Jurnal Informatika.
Rahmawati, A. &. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Berbasis Web pada Dinas Pendidikan Kota Semarang. Semarang: Jurnal Informatika Dinamika.
Santoso, B. &. (2021). Implementasi Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Elektronik Pada Kantor Kecamatan Y. Jakarta: Jurnal Teknoinfo.
Wulandari, R. &. (2022). Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Digital Pada Universitas X. Jakarta: Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer




