JURNAL MAHASISWA

Free E Jurnal For You

KAJIAN GENDER DALAM PENDIDIKAN IPS: STUDI KASUS TENTANG PERAN WOMAN CRISIS CENTRE (WCC) MAWAR BALQIS TERHADAP KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PADA PELAJAR PEREMPUAN DI KABUPATEN CIREBON


Abstrak : Dewasa ini banyaknya  ketidakadilan gender yang dialami oleh banyak  perempuan.  Gender merupakan konstruksi yang diberikan masyarakat kepada jenis  kelamin laki-laki dan perempuan.  kekerasan seksual saat ini marak terjadi pada pelajar perempuan yang merupakan penerus bangsa dan harapan bagi bangsa. Bahkan pelakunya merupakan orang-orang terdekat korban. Maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian study kasus tentang  Woman Crisis Centre (WCC) Mawar Balqis  dalam pendampingan korban kekerasan seksual terhadap pelajar perempuan. 

Gender diartikan sebagai perbedaan yang tampak antara  laki-laki dan perempuan dilihat dari segi nilai dan tingkah laku, semantara itu dalam khazanah ilmu sosial, istilah gender  diperkenalkan umtuk mengacu pada perbedaan-perbedaan antara laki-laki dan perempuan tanpa konotasi yang bersifat biologis.  Sedangkan  kekerasan seksual yang didalamnya termasuk perkosaan adalah tindakan  pseudo-sexual, dalam arti merupakan perilaku seksual yang tidak selalu dimotivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer, melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominasi, agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kekerasan seksual yang sering terjadi, serta peran WCC Mawar Balqis dalam pendampingan korban kekerasan seksual terhadap pelajar Perempuan di Kabupaten Cirebon. Selain itu penelitian ini menjelaskan layanan-layanan yang diberikan oleh WCC Mawar Balqis baik pendampingan advokasi maupun pendampingan psikologi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pemikiran baik tentang gender maupun tentang kekerasan seksual. selain itu penelitian ini juga menjelaskan pentingnya pembahasan gender dalam pendidikan IPS, agar  tidak adanya ketidakadilan gender yang terjadi dalam pendidikan IPS, serta penelitian ini menjelaskan tentang perkembangan sosial psikologi pada pelajar perempuan.

Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan penelitian kualitatif. Cara pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan cara mewawancarai narasuber-narasumber yang berkaitan dengan penelitian, seperti aktifis gender, staff Mawar Balqis serta psikolog, selain itu pengumpulan data melalui observasi yang dilakukan penulis dengan pendamping serta analisis dokumen yang berbentuk data kasus yang ditangani oleh WCC Mawar Balqis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, dengan langkah setelah data terkumpul baik melalui wawancara, dokumen-dokumen serta pelacakan internet, maka data tersebut kemudian dianalisis dan dijelaskan.

Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian layanan berupa pendampingan advokasi maupun psikologi terhadap korban kekerasan seksual  pada pelajar perempuan yang dilakukan oleh WCC Mawar Balqis sangatla            h diperlukan. Karena pendampingan bertujuan untuk memberikan harapan dan mengembalikan kehidupan sosial secara normal serta bebas dari trauma yang dialami Korban agar cita-cita dan harapan pelajar perempuan dapat diraih dan dicapai kembali layaknya orang dengan kehidupan normal

Kata Kunci : Gender, Pendidikan IPS,  Pelajar Perempuan, kekerasan seksual,


Rizki Amalia, Yayat Suryatna.


Share this article :
+