JURNAL MAHASISWA

Free E Jurnal For You

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TARI BAMBU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VII-SHOFA MTS MAFATIHUL HUDA DEPOK CIREBON



ABSTRAK : Pembelajaran IPS di MTs Mafatihul Huda Depok Cirebon masih kurang adanya media dan fasilitas pembelajaran untuk menunjang guru dalam memberikan materi, sehingga strategi dan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru IPS masih mengunakan media konvensional yaitu berorientasi pada materi dan buku paket saja, sehingga aktivitas belajar siswa rendah dan menyebabkan siswa kurang aktif dalam pembelajaran, malas untuk mencari pengetahuan sendiri, siswa cenderung pasif, kurang disiplin, dan lebih banyak mengobrol dengan siswa lainya di saat proses KBM.
Akibatnya, output proses pembelajaran IPS rata-rata nilainya dibawah standar KKM yang telah ditetapkan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII SHOFA MTs Mafatihul Huda Depok Cirebon dengan menggunakan model pembelajaran tari bambu.Upaya yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan menggunakan strategi pembelajaran tari bambu, karena pembelajaran tari bambu  merupakan pengembangan dan modifikasi dari teknik lingkaran kecil lingkaran besar. Sehingga strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman dan informasi antar siswa.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Aktivitas guru pada setiap siklus mengalami peningkatan, pra siklus diperoleh jumlah 47 dengan prosentase 58%, siklus I diperoleh jumlah 52 prosentase 65%, siklus II diperoleh jumlah 60 prosentase 75%, dan siklus III diperoleh jumlah 70 prosentase 87,5%. Aktivitas siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan, pra siklus 45 prosentase 56%, siklus I diperoleh jumlah 52 prosentase 65%, siklus II diperoleh jumlah 61 prosentase 76%, dan siklus III diperoleh jumlah 72 prosentase 90%. Hasil belajar siswa sebelum diterapkannya model pembelajaran tari bambu diperoleh nilai rata-rata 73.3 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 39.4%. Siklus I diperoleh nilai rata-rata 78.6 dengan persentase ketuntasan klasikal 52.6%. Siklus II diperoleh nilai rata-rata 82.6 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 73.6%. Siklus III diperoleh nilai rata-rata 87.6 dengan persentase ketuntasan  klasikal sebesar 92.1%.Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tari bambu dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Kata kunci: Pembelajaran Tari Bambu, Hasil Belajar Siswa, IPS.


fanji rosyid, Euis Puspitasari,


Share this article :
+