JURNAL MAHASISWA

Free E Jurnal For You

Planning and Implementing Smart Shrinkage of Rural China: The Case of Chengdu’s Rural Settlement Consolidation with SGME Model


Abstrak : Seiring urbanisasi yang cepat di Tiongkok, sebuah paradoks muncul ketika populasi perdesaan di Cina berkurang, tetapi permukiman di perdesaan masih berkembang dalam bentuk perumahan perdesaan yang telah direnovasi dan bertambahnya lahan konstruksi, terutama di daerah pengirim migran.
Sistem ganda perkotaan-perdesaan di Cina disalahkan sebagai penyebab utama fenomena abnormal ini, tetapi karena sistem ganda ini mendasar bagi perkembangan sosial-ekonomi Tiongkok dan pemerintah Pusat Tiongkok mengadopsi reformasi kelembagaan dengan cara selangkah demi selangkah, pemerintah daerah harus mengatasi dua sistem ini. Banyak kota berencana dan menerapkan penyusutan cerdas dari permukiman perdesaan, dan Chengdu adalah salah satu praktik terbaik dalam konteks Cina. Penelitian ini menggambarkan model SGME terbaru (permukiman skala kecil, pengaturan kelompok, pemandangan pastoral mikro dan konstruksi ekologis) yang dimulai pada tahun 2013 untuk mengimplementasikan konsolidasi yang direncanakan dari permukiman perdesaan yang sesuai dengan ideologi pembangunan lokal. Untuk mengalokasikan fasilitas layanan publik dengan lebih baik dan meningkatkan efisiensi pasokan sumber daya, enam mode aglomerasi spasial direncanakan untuk mengkonsolidasikan desa-desa yang tersebar di seluruh Chengdu. Model SGME telah mencapai hasil yang baik namun dengan beberapa masalah menunggu solusi, termasuk dana yang tidak berkelanjutan dan karakteristik perdesaan yang tidak jelas. Temuan-temuan ini akan menjelaskan perencanaan bidang-bidang serupa di negara-negara berkembang lainnya, terutama yang memiliki sistem ganda perkotaan-perdesaan yang berbeda.

Kata Kunci : Penyusutan cerdas, konsolidasi pemukiman pedesaan, model SGME, Chengdu, Cina.


Lie You, Chen Chen





"File Asli : http://journals.itb.ac.id/index.php/jpwk/article/view/7230"
Share this article :
+